Kontribusi Diakui Internasional, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Raih Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Nankai China

Kontribusi Diakui Internasional, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Raih Gelar Profesor Kehormatan dari Universitas Nankai China

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, berhasil mengukir prestasi gemilang di kancah internasional dengan menerima penganugerahan gelar Profesor Kehormatan (Honorary Professor) di bidang Ekonomi dari Universitas Nankai, China. Keputusan resmi tersebut disampaikan langsung oleh Rektor Universitas Nankai, Prof. Chen Yulu, yang mengundang Purbaya untuk menghadiri prosesi seremoni formal di Kampus Tianjin, China. Selain menerima penghargaan tertinggi tersebut, Menteri Keuangan juga dijadwalkan untuk memberikan kuliah kehormatan serta melakukan diskusi dan dialog strategis bersama para peneliti serta akademisi terkemuka di universitas tersebut.

Pengakuan Atas Kepemimpinan Ekonomi di Asia Tenggara Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Keuangan, pemberian gelar akademis kehormatan ini merupakan bentuk pengakuan nyata atas kontribusi signifikan dan kepemimpinan visioner Purbaya dalam mengelola keuangan publik, memacu pembangunan ekonomi, serta memperkuat stabilitas sektor keuangan, baik di tingkat nasional maupun di kawasan Asia Tenggara. Purbaya menyampaikan apresiasi mendalam atas penghargaan ini dan menegaskan bahwa apresiasi tersebut mencerminkan keharmonisan hubungan bilateral serta kerja sama yang kuat antara Indonesia dan China di bidang ekonomi, keuangan, dan pendidikan.

Menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Memperkuat fondasi keuangan publik dan sektor finansial di kawasan regional.

Mendorong peluang kolaborasi riset dan kebijakan ekonomi yang inklusif.

Purbaya mendedikasikan penghargaan internasional ini kepada seluruh rakyat Indonesia serta jajaran insan pengelola keuangan negara yang terus bekerja keras menjaga stabilitas ekonomi nasional. Ia berharap pencapaian ini dapat mempererat hubungan akademik kedua negara serta memperluas sinergi antara dunia akademis dan pengambil kebijakan dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang kian kompleks.

Rekam Jejak Strategis Menuju Kursi Menteri Keuangan Sebagai informasi, Purbaya Yudhi Sadewa resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia sejak 8 September 2025, menggantikan posisi Sri Mulyani Indrawati. Sebelum mengemban amanah sebagai Bendahara Negara, alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) ini memiliki rekam jejak karier yang sangat panjang dan bervariasi. Ia memulai perjalanan profesionalnya di industri minyak dan gas bumi sebagai Field Engineer di perusahaan multinasional Schlumberger Overseas SA, sebelum akhirnya beralih fokus ke arah kebijakan ekonomi makro.

Karier ekonominya berkembang pesat saat ia bergabung dengan Danareksa Research Institute hingga dipercaya memegang posisi Chief Economist, serta sempat menduduki kursi Direktur Utama PT Danareksa Securities. Keahliannya di sektor finansial membawa Purbaya masuk ke dalam lingkaran pemerintahan dengan menduduki berbagai posisi krusial selama lebih dari satu dekade terakhir, di antaranya:

Staf Khusus Bidang Ekonomi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (2010) dan Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN).

Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden (KSP).

Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

Staf Khusus serta Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (2016-2020).

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020.

Dengan segudang pengalaman empiris dalam perumusan kebijakan makro dan mikro, pengakuan kehormatan dari Universitas Nankai ini semakin menegaskan reputasi kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa dalam lanskap ekonomi domestik maupun internasional.

Sumber: detik.com